Skip to main content

follow us


بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bagi umat Islam pola gaya hidup sehat sebenarnya telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Di zaman sekarang banyak cendekiawan muslim dan ilmuwan muslim yang melakukan penelitian kesehatan dengan mengikuti cara hidup sehat ala Rasulullah SAW dan ternyata secara ilmiah dan medispun semua pola hidup sehat ala Rasullah itu terbukti kebenarannya.

Berikut ini kami sampaikan beberapa contoh tips hidup sehat ala Rasulullah SAW :



  • Berpuasa

Diriwayatkan dalam beberapa hadist, Rasulullah SAW senantiasa berpuasa dalam menjalani kehidupannya, baik itu puasa wajib di bulan Ramadhan ataupun puasa sunnah yang sudah di syariatkan oleh ALLAH SWT. Dan sekarang terbukti secara medis bahwa rutin berpuasa mampu meningkatkan kekebalan tubuh, fungsi pencernaan, dan metabolisme tubuh. Sehingga kinerja semua organ tubuh kita akan menjadi lebih optimal dan tidak berlebihan, 

Izzuddin bin Abdis Salam dalam kitab Maqashidus Shaum mengumpulkan banyak riwayat terkait manfaat dan hikmah ibadah puasa. Dari sekian banyak riwayat tersebut, ia menyimpulkan ada delapan manfaat puasa yang perlu kita perhatikan. Ia  mengatakan:

للصوم فوائد: رفع الدرجات، وتكفير الخطيئات، وكسر الشهوات، وتكثير الصدقات، وتوفير الطاعات، وشكر عالم الخفيات، والانزجار عن خواطر المعاصي والمخالفات
Artinya, “Puasa memiliki beberapa faidah: meningkatkan kualitas (iman), menghapus kesalahan, mengendalikan syahwat, memperbanyak sedekah, menyempurnakan ketaatan, meningkatkan rasa syukur, dan mencegah diri dari perbuatan maksiat.”


  • Duduk Ketika Makan dan Minum


Ketika sedang makan atau minum, Rasulullah SAW selalu duduk dalam menjalaninya. Saat seseorang duduk, secara medis ternyata rongga dalam sistem pencernaan (perut) berbeda bila seseorang dalam keadaan posisi berdiri. Rongga dalam sistem pencernaan menjadi lebih terbuka sehingga saat makanan atau minuman ditelan maka sistem pencernaan tubuh telah siap menerimanya. Ketika organ pencernaan telah siap menerima  makanan atau minuman maka tidak ada paksaan agar organ pencernaan tersebut bekerja secara keras.

Sangat berbeda jika kita makan dan minum dengan cara berdiri, maka katup dalam organ pencernaan belum sepenuhnya terbuka sehingga ketika makanan atau minuman masuk maka organ pencernaan akan bekerja lebih  keras untuk mencerna dan bila hal itu terus berlangsung secara terus menerus lambat laun organ pencernaan menjadi lemah dan terganggu. Dan pada akhurnya dapat menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan pada seseorang.

  • Keseimbangan Waktu

Dilihat dari kacamata medis, tubuh sangat disarankan untuk beristirahat secara cukup. Tahukah kamu bahwa ternyata Rasulullah SAW sudah mempraktekan hal itu semasa hidup Beliau. 
Bagaimana sih cara Rasulullah SAW melakukannya ? 
Setiap hari Rasullah SAW selalu membagi waktu dalam aktivitasnya dan tetap memberikan keseimbangan agar tubuh tercukupi dalam beristirahat. 
Nabi Muhammad SAW selalu membagi waktu menjadi 3 bagian,

  1/3 waktu digunakan untuk bekerja urusan dunia.
  1/3 digunakan untuk urusan akhirat (beribadah) 
  1/3 terakhir digunakan untuk beristirahat. 

Dalam kajian ilmiah dan ilmu medis tubuh membutuhkan waktu istirahat sebanyak 8 jam dalam sehari dan hal tersebut tentunya berasal dari 1/3 waktu beristirahat yang diterapkan oleh Rasulullah SAW dalam keseharinya.

  • Menggunakan Tangan Kanan Ketika Makan atau Minum

Rasulullah SAW semasa hidupnya selalu mengunakkan tangan kanan ketika makan atau minum. Hal ini terdapat dalam salah satu hadist beliau :
Dari Abdullah bin ‘Umar RA bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِيْنِهِ، وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِيْنِهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ
“Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika dia minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.” (HR. Muslim no. 2020)
Di zaman yang serba canggih ini banyak ilmuwan yang membuktikan anjuran Rasulullah SAW secara ilmiah atau medis dan ternyata hasil penelitiannya, tangan kanan yang bergerak pada waktu makan syaraf otak kiri akan tetap bekerja dan selalu aktif. Hal ini berfungsi untuk melatih dan menjaga otak kiri supaya menghasilkan pikiran yang tetap fokus dan selalu aktif.

  • Makan Saat Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang

Maksud dari frasa "makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang" adalah kita dianjurkan untuk membagi perut kita menjadi 3 bagian yaitu :
1/3 untuk makanan
1/3 untuk minuman
1/3 untuk udara
 Menerapkan hidup yang seimbang dan tidak berlebihan dalam makan dan minum akan menjaga kesehatan seseorang, seperti yang sudah di sabdakan Bagida Nabi Muhammad SAW :


Dari Miqdam bin Ma’di KaribRadhiyallahu 'Anhu, berkata: Aku mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ ؛ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ ؛ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ
Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah anak Adam mengkonsumsi beberapa suap makanan untuk menguatkan tulang rusuknya. Kalau memang tidak  ada jalan lain (memakan lebih banyak), maka berikan sepertiga untuk (tempat) makanan, sepertiga untuk (tempat) minuman dan sepertiga untuk (tempat) nafasnya." (HR. Ahmad, Tirmizi, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab shahih Tirmizi, no. 1939)
Hal ini berarti seseorang sangat disarankan untuk tidak makan secara berlebihan. Secara medis hal ini ampuh dalam hal memelihara kesehatan organ pencernaan tubuh terutama lambung, dimana saat makanan dan minuman masuk secara berlebih maka organ perncernaan akan bekerja sangat keras untuk mencerna itu semua hal ini justru akan melemahkan kinerja sistem pencernaan tubuh dan akan menimbulkan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya
Nah semoga artikel ini bisa menjadi ilmu dan pencerahan bagi siapa saja yang membacanya. Silahkan bagikan jika artikel ini bermanfaat.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar